25 minutes

Setelah beberapa waktu akhirnya aku memutuskan
Aku benar-benar ingin membuat dia jadi milikku
Aku mencari di mana-mana untuk menemukan lagi
mengatakan padanya aku mencintainya
dan aku minta maaf tentang hal-hal yang telah ku lakukan

Aku menemukan gadis itu berdiri di depan sebuah gedung
satu-satunya tempat di kota, di mana saya tidak mencari
Dia terlihat begitu bahagia dalam gaun pengantinnya
tapi dia menangis sementara dia mengatakan ini

"Aku rindu ciuman mu sepanjang waktu tapi ini
dua puluh lima menit terlambat
Meskipun kamu bepergian sejauh ini, saya minta maaf"


setelah dia mengatakan itu
dalam kepalaku
aku masih bisa mendengar kata katanya

ingin ku  adalah kembali ke waktu ketika kami lebih dari teman

i'll still love you

"Heyy" entah suara dari mana, tapi suata itu memanggilku. "Hey" suara itu mendekat, aku tetap berjalan. "DIO!!" panggilan terakhir membuatku melengok ke belakang. "Verr, ada apa?" tanyaku agak penasaran, kenapa seorang cewek idamanku Bernama VERRA itu berlari sambil memanggil namaku. "Kita pulang bareng!" lanjutnya.
"Tapi bukannya rumah kamu ke arah sebaliknya?" tanyaku heran. "Aku ke rumah nenek ku" jawabnya segera merapikan rambutnya yang berantakkan. "Owh, yasudah ayo cepat" "Iya!"


Di tengah jalan aku terheran, Kenapa Verra melirik ke arah kanan dan kiri. "Ver, kenapa celingak celinguk?" tanyaku. "Oh, enggak" karena kaget Verra kembali menatap lurus ke depan.. Sebenarnya aku curiga, pasti ada apa apa.


"Yo, aku duluan ya!" katanya setelah sampai di depan sebuah rumah yang tidak bisa dibilang Kecil. "Oya, sampai ketemu besok" setelah itu dia masuk ke dalam rumah, kemudian aku meneruskan perjalanan sampai rumah..

3 hari berturut turut kejadiannya sama dengan alasan 'Kerumah nenek'  sebenarnya aku bingung, sebenarnya ada apa? aku tak tahu. aku semakin menyukainya

hari ke 4. "Yo!!" teriak si cewek cantik bernama Verra. "pulang bareng?" tanyaku. Dia hanya mengangguk.
seperti biasanya, dia menegoko ke kiri dan kekanan. sampai di sebuah pertigaan, dimana di sana ada seorang cowok melambaikan tangannya kepada kami.
"Ver, itu siapa?" aku terheran. "Yo, kenalin ini 'Pacarku' namanya bayu" jawabnya "Yu, kenalin ini temen baik aku, namanya Dio".
bayu menjabat tanganku, sebenarnya aku tak menyangka akan seperti ini. aku hanya membalas jabatannya lalu tersenyum, kemudian mengobrol.

Apa kalian tahu apa perasaanku? Diantara sedih dan senang.. kenapa? sedih karena dia sudah ada yg punya. dan senang karena dia tersenyum bersamanya..

Cinta sejati adalah orang yang tersenyum bahkan bahagia di saat orang tersayang nya di ambil orang lain dan mengucapkan "Selamat yah, aku turut bahagia untukmu.."....