aku menulis di buku harian ku
bahwa aku akan menemanimu, walaupun kini aku tak sanggup
aku tau bahwa kau akan membaca itu
saat aku keluar
aku berjalan sendiri
entah menuju ke mana
tapi aku melihat sesuatu dari kejauhan
kulihat kau disana
apakah kau sedang menugguku
aku tak tau apakah itu benar.
saat aku akan mendekatimu.
kenapa kau mengeluarkan setetes air mata mu,
saat air mata itu terjatuh ,
tempat ini terasa akan hancur.
kau menghilang seperti debu yg terhembus angin
aku memang menyesal.
aku duduk terdiam di sana
entah kenapa aku seperti akan hancur juga.aku mengingat masa masa indah kita dulu,
tapi itu dulu,
sekarang kau telah hilang .
aku ber angan agar kau kembali ke pelukkanku
entah kapan kau kembali
tapi aku akan selalu menunggumu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar